15 August 2026
Baru Debut, Agefield High Rock the School Tuai Review Negatif

Baru Debut, Agefield High Rock the School Tuai Review Negatif

Agefield High: Rock the School, game baru yang diganyang mirip Bully, belum lama ini akhirnya debut dan sudah bisa pemain dapatkan di Steam. Walaupun dari segi premis dan gameplay Agefield High terlihat seperti semacam penerus dari Bully milik Rockstar, sayangnya game garapan Refugium Games ini menuai ulasan yang tidak begitu memuaskan.

Agefield High Rock the School Tuai Review Negatif

Agefield High Rock the School pertama kali diumumkan pada Juli 2025 yang lalu, dimana ia diganyang sebagai game open-world genre action-adventure yang mengambil latar di awal tahun 2000-an. Game ini kemudian resmi dirilis pada 12 Agustus 2026 kemarin dan sayangnya tidak mendapat ulasan yang memuaskan.

Saat artikel ini ditulis, Agefield High mendapat rating “Mostly Negative” di Steam berdasarkan 635 ulasan pengguna. Banyak pemain yang menyorot pada masalah yang kurang lebih sama, yaitu berbagai masalah teknis, desain quest yang repetitif, sejumlah masalah pada sistem combat dan deteksi musuh, animasi wajah yang kaku, voice acting yang terasa canggung, serta harga game yang cukup mahal.

Agefield High Rock the School Tuai Review Negatif
Sumber: Steam

Dan pada 14 Agustus kemarin, developer akhirnya merilis postingan di Steam Community yang dibuat seakan-akan developer sedang berperan sebagai kepala sekolah yang tengah menanggapi komentar negatif terkait “sekolahnya”.

Kepada Seluruh Siswa,

Sepertinya rasa gugup di hari pertama sekolah membuat kita semua agak kelabakan, sampai-sampai kami lupa memastikan kantin sudah menyediakan cukup snack cake dan minuman energi untuk kalian semua! Saat ini hanya ada beberapa anggota staf pengajar yang berjaga, dan kami sedang berusaha semaksimal mungkin agar sisa semester ini bisa berjalan selancar dan seseru mungkin untuk semuanya, secepatnya.

Kami sampai tidak tidur semalaman demi menyiapkan update untuk kalian. Di update ini, kami membuat minigame musik jadi lebih mudah diselesaikan dan memperbaiki banyak masalah kecil yang kalian laporkan. Pak petugas kebersihan juga sepertinya kurang tidur, jadi tolong bersikap baik kepadanya. Saya tidak mau sampai harus memanggil orang tua kalian hanya gara-gara pertengkaran di lorong sekolah.

Kami menghargai semua jenis feedback, baik yang positif maupun negatif. Semua masukan itu bisa membantu kami membuat sekolah ini menjadi lebih baik. Tentu saja, kritik yang membangun selalu diterima. Tapi siapa pun yang ketahuan melempar kursi atau menulis pesan-pesan kemarahan di dinding akan mendapatkan hukuman detention.

Terima kasih sudah bersekolah di Agefield High. Setelah 2,5 tahun pengembangan, merupakan suatu kehormatan besar bagi saya akhirnya bisa menyambut kalian melewati pintu sekolah ini! Kalau kalian belum masuk dan menjelajahi sekolahnya, silakan cek postingan “Before You Attend” untuk mendapatkan gambaran tentang game ini dan melihat sendiri semua yang sudah kami kerahkan untuk membangun sekolah ini.

Staf pengajar favorit kalian,
Principal Carpenter

Postingan Resmi Developer di Steam Community.

Agefield High Rock the School Tuai Review Negatif
Sumber: Steam

Dari pernyataan di atas, developer Refugium Games mengakui bahwa Agefield High memang masih menghadapi sejumlah masalah saat pertama kali dirilis. Setelah menerima berbagai kritik dari pemain, tim developer langsung menyiapkan update untuk memperbaiki sejumlah kendala.

Tak hanya itu, mereka juga membuat beberapa minigame menjadi lebih mudah. Mereka juga mengajak pemain untuk terus memberikan feedback, baik positif maupun negatif.

Gimana menurut kalian, brott?


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Berita Game atau artikel lainnya dari Sofie Diana. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com

PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch